Sidoarjo – Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Peduli Sidoarjo menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Sidoarjo, Selasa (10/2/2026). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan masyarakat atas tidak harmonisnya hubungan kerja antara Bupati Sidoarjo Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana.
Dalam aksinya, massa mendesak DPRD Sidoarjo agar segera mengambil langkah konkret untuk mempersatukan kembali hubungan Bupati dan Wakil Bupati demi menjaga stabilitas pemerintahan serta mendorong kemajuan Kabupaten Sidoarjo.
Koordinator aksi, Bramada, menyampaikan bahwa ketidakharmonisan kepala daerah dinilai dapat berdampak buruk terhadap jalannya roda pemerintahan dan pelayanan publik. Ia menegaskan, masyarakat tidak ingin Sidoarjo mengalami stagnasi pembangunan akibat konflik di internal pimpinan daerah.
“Kami berdiri di sini mengatasnamakan rakyat Sidoarjo. Kami ingin pemerintahan berjalan solid dan fokus bekerja untuk masyarakat,” tegas Bramada di hadapan peserta aksi.
Aliansi Peduli Sidoarjo juga memberikan tenggat waktu kepada Bupati dan Wakil Bupati agar sebelum bulan Ramadan hubungan keduanya dapat kembali harmonis dan sejalan dalam menjalankan pemerintahan daerah.
Apabila hingga awal Ramadan tidak ada perbaikan hubungan, massa aksi mengancam akan melaporkan kondisi tersebut ke pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri.
Aksi demonstrasi ini akhirnya berakhir dengan tertib setelah Ketua DPRD Sidoarjo, M. Nasik, keluar dari Gedung DPRD dan menemui para peserta aksi. Dalam pertemuan tersebut, M. Nasik berjanji akan segera memanggil Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
Massa kemudian membubarkan diri usai mendengarkan komitmen DPRD untuk memfasilitasi penyelesaian persoalan tersebut.
Tags
Peristiwa
