Pulang dari Rumah Tunangan, Pemuda di Sidoarjo Tewas Kecelakaan Adu Banteng dengan Minibus

Petugas evakuasi motor korban


Sidoarjo – Pulang dari rumah tunangan, Seorang pemuda di Sidoarjo, Jawa Timur, tewas dalam kecelakaan setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat tabrakan adu banteng dengan sebuah minibus. Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Raya Balongbendo, Minggu malam (8/2/2026).

Korban diketahui bernama Mochammad Debi Ardiansyah (22). Ia meninggal dunia setelah mengalami luka berat akibat benturan keras dalam kecelakaan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi saat korban dalam perjalanan pulang ke rumah usai mengunjungi rumah tunangannya di Desa Seduri, Kecamatan Balongbendo. Di ruas jalan yang kerap disebut warga sebagai jalur tengkorak itu, sepeda motor korban bertabrakan dengan minibus yang melaju dari arah berlawanan.

Rekaman CCTV di sekitar lokasi menunjukkan, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah barat menuju timur atau ke arah Surabaya. Korban saat itu berboncengan dengan rekannya, Mohammad Dika Afrianto (16), warga Desa Kedungsugo, Kecamatan Prambon. Sementara dari arah berlawanan, sebuah minibus berwarna hitam yang dikemudikan Bayu Anggoro, warga Kecamatan Balongbendo, melaju dari timur ke barat.

Tabrakan keras tidak dapat dihindari dan menyebabkan korban serta penumpangnya terpental ke badan jalan. Korban mengalami luka serius, terutama di bagian kepala.

Korban sempat dilarikan ke RS Citra Medika Balongbendo untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, akibat luka berat yang dideritanya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Sementara itu, penumpang motor hanya mengalami luka ringan di bagian dagu.

Salah seorang warga sekitar, Suryadi, mengatakan bahwa saat kejadian kondisi arus lalu lintas di Jalan Raya Surabaya–Mojokerto relatif lengang. Ia keluar rumah setelah mendengar suara benturan keras dari arah jalan utama.

“Saya lihat, kedua korban sudah tergeletak di tengah jalan. Satu korban mengalami luka ringan, sementara satu lainnya mengalami luka parah di wajah dan langsung dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut. Polisi juga telah memeriksa pengemudi minibus, meminta keterangan sejumlah saksi, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال