![]() |
| Korban ditemukan mengapung di kawasan muara Sreseh. (Foto : dok Basarnas Surabaya) |
SAMPANG – Pencarian nelayan asal Dusun Tengah, Desa Mandangin, Kabupaten Sampang akhirnya membuahkan hasil. Jumail (57), yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut di perairan utara Pulau Mandangin, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (18/05) siang.
Korban ditemukan mengapung di kawasan muara Sreseh, Kabupaten Sampang, oleh seorang pemancing yang kemudian melaporkan temuannya kepada tim SAR gabungan. Setelah menerima laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M., selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi ini menjelaskan, jenazah korban kemudian dievakuasi menuju RSUD Kabupaten Sampang untuk proses penanganan lebih lanjut.
Peristiwa ini bermula ketika sebuah kapal tanpa awak ditemukan nelayan setempat di perairan utara Pulau Mandangin pada Sabtu (16/05/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke Kantor SAR Surabaya yang kemudian memberangkatkan satu tim rescue dari Pos SAR Sumenep.
“Perahu korban ditemukan sekitar 300 meter dari bibir pantai Pulau Mandangin,” ujar Nanang.
Selama dua hari proses pencarian, tim SAR gabungan membagi operasi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU). Masing-masing tim melakukan penyisiran di area yang telah dipetakan, baik melalui jalur laut maupun pesisir pantai.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya rescuer Pos SAR Sumenep, BPBD Kabupaten Sampang, Satpolairud Sampang, Kamladu Camplong, Syahbandar Mandangin, PMI Kabupaten Sampang, Polres Sampang, Polsek Pangarengan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, serta nelayan setempat.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dihentikan. Pihak SAR Surabaya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi.
Nanang turut mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar selalu mengutamakan faktor keselamatan dan kondisi kesehatan saat beraktivitas di laut, terutama ketika cuaca perairan sedang berubah-ubah.
