![]() |
| Pelaku diamankan polisi |
Sidoarjo - Aksi pencurian sebuah mobil listrik dari dalam dealer di kawasan Jalan Pahlawan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terekam kamera CCTV. Dalam kasus ini, polisi menangkap dua orang yang diduga terlibat, salah satunya merupakan sopir dealer.
Kedua orang tersebut masing-masing berinisial SR, yang bekerja sebagai sopir dealer, dan MA, warga Bohar, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Keduanya diduga terlibat dalam aksi pencurian satu unit mobil listrik yang dipersiapkan untuk dikirim kepada konsumen.
Aksi pencurian tersebut dilakukan dengan memanfaatkan situasi di dalam dealer. Sebelum mobil dibawa keluar, kedua terduga pelaku diduga berupaya mengalihkan perhatian petugas keamanan dan karyawan magang yang berada di area dealer.
Sementara itu, MA diduga berusaha mengubah arah kamera CCTV yang berada di dalam dealer. Langkah tersebut diduga dilakukan agar pergerakan mobil yang hendak dicuri tidak terlihat kamera.
Setelah situasi dianggap aman, MA kemudian membawa mobil listrik tersebut keluar dari area dealer. Mobil selanjutnya dibawa menuju arah Surabaya.
Pihak dealer yang mengetahui adanya mobil yang hilang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Petugas Satreskrim Polresta Sidoarjo kemudian melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian.
Polisi juga memanfaatkan sistem pelacakan GPS yang terpasang pada kendaraan. Dari hasil pelacakan, keberadaan mobil diketahui berada di sekitar rumah MA di kawasan Bohar, Kecamatan Taman, Sidoarjo.
Polisi kemudian mendatangi lokasi dan menangkap MA di rumahnya. Sementara SR, yang diketahui bekerja sebagai sopir dealer, diserahkan oleh pihak pemilik dealer kepada polisi untuk menjalani pemeriksaan.
Kasus tersebut kemudian ditangani Satreskrim Polresta Sidoarjo untuk mengungkap peran masing-masing orang yang terlibat.
Kasubnit 1 Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo, Ipda Hariadi, mengatakan mobil tersebut sebelumnya memang berada di dalam dealer karena dipersiapkan untuk proses pengiriman.
"Kendaraan itu memang diparkir karena dipersiapkan untuk dikirim. Kemudian kendaraan tersebut dibawa keluar tanpa sepengetahuan pihak dealer dengan mengelabuhi satpam dan mengalihkan CCTV," kata Hariadi, Kamis (1/10/2026).
Menurut Hariadi, penyelidikan dilakukan setelah polisi menerima laporan pencurian. Petugas kemudian memeriksa rekaman CCTV dan melakukan pelacakan terhadap kendaraan menggunakan GPS.
"Dari hasil penyelidikan dan rekaman CCTV, kami mengetahui adanya keterlibatan dua orang termasuk terduga orang dalam," ujarnya.
Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua orang tersebut untuk mendalami kronologi serta peran masing-masing dalam pencurian mobil listrik tersebut.
Saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan di Mapolresta Sidoarjo untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang mengetahui atau terlibat dalam aksi pencurian kendaraan tersebut.
Tags
Kriminal
