![]() |
| Tim SAR evakuasi jasad korban |
BANJARMASIN - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan KM Virgo Transport-8 di perairan Laut Jawa terus digencarkan Tim SAR Gabungan. Hingga Sabtu (26/9) pukul 18.00 WITA, dari total 243 orang yang tercatat dalam daftar penumpang dan awak, sebanyak 172 orang telah berhasil ditemukan.
Rinciannya, 108 orang selamat, sementara 64 orang ditemukan meninggal dunia. Sisanya, 71 orang masih dalam masa pencarian.
Pada sore hari ini, Tim Selam Gabungan melaksanakan penyelaman gelombang keempat dari KN SAR Pacitan mulai pukul 16.05 WITA untuk menyisir lokasi kapal tenggelam guna mencari korban yang belum ditemukan.
Hanya lima menit setelah penyelaman dimulai, tim berhasil mengangkat satu jenazah ke permukaan. Selanjutnya, total empat jenazah dibawa ke KRI Gusti Ngurah Rai untuk penanganan lebih lanjut.
Dari lokasi lain, Kantor SAR Palangka Raya melaporkan pada Sabtu pukul 11.52 WIB, satu jenazah berbalut pakaian berwarna hitam berhasil dievakuasi di perairan Sungai Cabang, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Kemudian pukul 18.18 WITA, helikopter HS Panther 1311 mendarat di Lanud Syamsudin Noor membawa empat jenazah hasil evakuasi untuk proses identifikasi sesuai prosedur.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menegaskan seluruh unsur terkait akan memaksimalkan upaya pencarian korban yang masih hilang.
“Operasi SAR terus kami laksanakan secara maksimal. Setiap temuan akan segera dievakuasi dan ditangani sesuai prosedur. Fokus utama kami adalah menemukan korban yang masih dicari dan memberikan kepastian kepada keluarga,” ujar Kepala Basarnas.
Ia juga menekankan koordinasi dan sinergi antarunsur SAR terus diperkuat, baik di lokasi utama kecelakaan maupun di wilayah-wilayah yang berpotensi menjadi tempat ditemukannya korban.
Hingga batas waktu pencatatan, operasi masih berlangsung. Tim SAR Gabungan akan terus mengerahkan personel, kapal, penyelam, serta sarana pendukung lainnya hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi.
