![]() |
| Kompetisi nasional yang digelar PT PLN (Persero) melalui PLN Puslitbang bersama Departemen Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) |
SURABAYA – Sebanyak 153 tim mahasiswa dari 82 perguruan tinggi di Indonesia bersaing dalam PLN Innovation & Competition in Electricity (PLN ICE) 2026. Tak sekadar adu gagasan, para peserta ditantang menciptakan inovasi kendaraan listrik hingga startup di bidang energi.
Kompetisi nasional yang digelar PT PLN (Persero) melalui PLN Puslitbang bersama Departemen Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tersebut resmi diluncurkan di Gedung Research Center ITS, Surabaya, Minggu (13/9/2026).
Grand Launching PLN ICE 2026 ditandai dengan pemukulan gong oleh General Manager PLN Puslitbang Mochamad Soleh bersama Rektor ITS.
Tahun ini, kompetisi terbagi dalam empat kategori, yakni Startup Competition, Electric Go Kart, Micro EV Car, dan Drag Race EV.
Sebanyak 15 tim mengikuti kategori Electric Go Kart, 10 tim Micro EV Car, dan 16 tim Drag Race EV. Sementara kategori Startup Competition menjadi salah satu fokus pengembangan dalam PLN ICE 2026.
Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya yang menyasar startup tahap early stage, tahun ini kompetisi dibuka lebih awal untuk mahasiswa yang masih berada pada tahap ideation.
Dengan skema tersebut, mahasiswa yang belum memiliki produk minimum viable product (MVP) tetap dapat mengikuti kompetisi dan mengembangkan gagasannya melalui program pembinaan.
Project Officer PLN ICE 2026 Annasya Nevi Matirta mengatakan, peserta Startup Competition juga memperoleh pendanaan untuk membantu merealisasikan ide yang mereka miliki.
"Peserta juga akan mendapatkan pendanaan untuk membantu merealisasikan idenya, serta mengikuti bootcamp dan mentoring selama proses pengembangan," ujar Annasya.
Perubahan skema tersebut turut mendorong peningkatan jumlah pendaftar. Dari sebelumnya sekitar 80 peserta, jumlah pendaftar Startup Competition tahun ini melonjak menjadi 165 peserta.
Peserta terpilih akan mengikuti rangkaian pembinaan mulai dari bootcamp, monitoring, pitching hingga pengembangan prototipe. Puncak kompetisi berupa Final and Demo Day dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Tak hanya startup, PLN ICE 2026 juga menguji kemampuan mahasiswa dalam merancang dan membangun kendaraan listrik.
Melalui kategori Electric Go Kart, Micro EV Car dan Drag Race EV, mahasiswa ditantang menerapkan pengetahuan akademik ke dalam proses perancangan, pembangunan, pengujian hingga pengembangan kendaraan listrik.
ITS sendiri mengirimkan tujuh tim untuk berlaga dalam kompetisi tahun ini. Rinciannya, dua tim pada Startup Competition, empat tim Electric Go Kart dan satu tim Micro EV Car.
Selain kompetisi, Grand Launching PLN ICE 2026 juga diramaikan Workshop Rancang Bangun serta Seminar Motivasi Bisnis. Kegiatan ini memberikan bekal teknis sekaligus wawasan bisnis bagi peserta dalam mengembangkan inovasi mereka.
General Manager PLN Puslitbang Mochamad Soleh mengatakan, PLN ICE tidak hanya ditujukan untuk mencari ide terbaik, tetapi juga mendorong agar inovasi mahasiswa dapat dikembangkan lebih jauh.
"Melalui PLN ICE 2026, kami tidak hanya mencari ide terbaik, tetapi juga mendorong agar inovasi yang dihasilkan memiliki nilai tambah dan potensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Kami berharap ajang ini dapat menjadi jembatan antara talenta muda, dunia akademik, industri, dan PLN," kata Mochamad Soleh.
Yang menarik, total hadiah PLN ICE 2026 mencapai Rp934 juta lebih.
Hadiah tersebut terdiri dari Rp542 juta lebih untuk kategori Electric Go Kart, Rp200 juta untuk Micro EV Car, Rp100 juta untuk Drag Race EV, serta Rp92 juta untuk Startup Competition.
Khusus peserta Startup Competition, tersedia pula peluang pendanaan pengembangan hingga Rp7 juta sesuai mekanisme dan ketentuan program.
Melalui rangkaian kompetisi dan pembinaan tersebut, PLN ICE 2026 menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengubah gagasan menjadi inovasi yang lebih konkret.
Peserta tidak hanya dituntut menghasilkan karya, tetapi juga belajar mengelola proyek, bekerja dalam tim, memecahkan masalah, melakukan presentasi hingga mengembangkan ide agar memiliki nilai guna.
Keterlibatan 153 tim dari 82 perguruan tinggi sekaligus mempertemukan mahasiswa, dunia akademik, industri dan PLN dalam satu ekosistem pengembangan teknologi energi.
PLN berharap ajang ini dapat menjadi bagian dari proses pengembangan talenta muda sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi di bidang kendaraan listrik dan energi berkelanjutan yang dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta industri.
