Sidoarjo - Dampak erupsi Anak Gunung Krakatau mulai mengganggu operasional penerbangan. Sebanyak 42 penerbangan dari dan menuju Jakarta melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, dibatalkan pada Minggu (6/9/2026).
Pembatalan penerbangan dilakukan menyusul adanya hujan abu vulkanik di wilayah Jabodetabek yang berdampak terhadap keselamatan penerbangan.
Berdasarkan data operasional Bandara Juanda, hingga pukul 14.00 WIB, sebanyak 42 penerbangan yang melayani rute Surabaya-Jakarta dan Jakarta-Surabaya dibatalkan sejak pukul 05.00 hingga sore. 23 penerbangan kedatangan dan 19 perbangan keberangkatan.
Penerbangan tersebut melayani tujuan maupun keberangkatan dari dua bandara di Jakarta, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, mengatakan dampak terhadap penerbangan di Juanda terjadi akibat efek berantai dari penyesuaian operasional sejumlah bandara lain, termasuk Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Radin Inten II Lampung.
"Kondisi tersebut kemudian menimbulkan dampak berantai pada konektivitas dan rotasi penerbangan, sehingga turut memengaruhi sebagian operasional penerbangan di Bandara Internasional Juanda," kata Muhammad Tohir, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/9/2026).
Pembatalan penerbangan berdampak pada aktivitas calon penumpang di Bandara Juanda. Sejumlah penumpang terlihat mengantre di area loket maskapai untuk melakukan pembatalan maupun penjadwalan ulang atau reschedule tiket.
Penerbangan yang terdampak dilayani oleh sedikitnya lima maskapai. Pembatalan dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan penerbangan akibat kondisi atmosfer dan sebaran abu vulkanik.
Hingga Minggu sore, pihak pengelola Bandara Juanda belum dapat memastikan kapan penerbangan rute Surabaya-Jakarta maupun sebaliknya akan kembali normal.
Penumpang diminta mengikuti informasi terbaru dari maskapai masing-masing sebelum melakukan perjalanan, mengingat kondisi penerbangan masih dapat berubah mengikuti perkembangan aktivitas erupsi dan kondisi abu vulkanik.
Tags
Peristiwa
