Sidoarjo - Prihatin dengan banyaknya kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di berbagai daerah di Indonesia serta cuaca panas akibat kemarau panjang, jajaran TNI/Polri bersama Pemkab dan ratusan masyarakat di Sidoarjo menggelar aksi doa bersama memohon turun hujan.
Doa bersama yang dipimpin langsung Bupati Sidoarjo H Subandi SH MKn ini digelar di Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo, Selasa Malam (20/10/2026).
Ratusan perwakilan elemen masyarakat, jajaran Forkopimda, OPD, TNI-Polri, alim ulama, hingga tokoh lintas agama tampak khusyuk mengikuti jalannya doa.
Doa bersama diawali dengan istighotsah yang dipimpin oleh KH Rofiq Siradj, memohon ampunan dan diturunkannya hujan yang berkah. Acara kemudian dilanjutkan secara bergantian oleh pemuka lintas agama, mulai dari Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan ditutup dengan doa dari pemuka agama Islam.
Bupati Sidoarjo H Subandi mengatakan, doa bersama ini merupakan ikhtiar spiritual setelah berbagai upaya teknis dilakukan pemerintah untuk mengatasi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.
"Mudah-mudahan segera hujan, dan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia segera reda. Ini ikhtiar kita bersama agar Sidoarjo dan Indonesia dijauhkan dari bencana," ujar Subandi.
Ia berharap melalui doa bersama ini, kemarau panjang yang melanda Kabupaten Sidoarjo dalam beberapa pekan terakhir segera berakhir dan tidak berdampak pada krisis air bersih dan gagal panen bagi petani.


