![]() |
| Kapolresta, Bupati dan para santri tampak kompak mengendarai motor dengan tertib dan santun. |
Sidoarjo - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh pada tanggal 22 Oktober, Polresta Sidoarjo menggelar aksi unik bertajuk "Motoran Santun" Rabu pagi (21/10). Kegiatan ini mengajak para santri untuk tertib berlalu lintas dengan selalu menggunakan helm.
Acara tersebut diikuti oleh puluhan santri dari Pondok Pesantren Manba'ul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo. Kegiatan ini didukung penuh oleh Satlantas Polresta Sidoarjo dan jajaran Forkopimda.
Acara diawali dengan apel dan pelepasan di depan Ponpes Manba'ul Hikam. Terlihat Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby A.Condroputra bersama Bupati Sidoarjo H. Subandi dan Pengasuh Ponpes KH. Abdul Wahid Harun melakukan pemencetan tombol sirine sebagai tanda dimulainya Motoran Santun.
Dengan mengenakan baju koko putih dan sarung, Kapolresta, Bupati dan para santri tampak kompak mengendarai motor dengan tertib dan santun. Semua peserta wajib menggunakan helm SNI, sebagai contoh edukasi berkendara yang aman.
![]() |
| Kapolresta, Bupati dan para santri tampak kompak mengendarai motor dengan tertib dan santun. |
Rombongan motoran santun ini menempuh rute dari Ponpes Manba'ul Hikam Tanggulangin menuju Pendopo Kabupaten Sidoarjo. Di sepanjang jalan, rombongan santri yang berkonvoi rapi ini menarik perhatian warga.
Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby A.Condroputra mengatakan, kegiatan Motoran Santun ini bukan sekadar konvoi, melainkan kampanye keselamatan.
"Melalui momentum Hari Santri Nasional, kami ingin mengajak seluruh santri dan masyarakat Sidoarjo untuk menjadi pelopor tertib berlalu lintas. Santri itu harus santun, termasuk saat di jalan raya. Kuncinya, pakai helm, patuhi aturan, dan hargai pengguna jalan lain," ujar Bobby.
Pengasuh Ponpes Manba'ul Hikam, KH. Abdul Wahid Harun mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, ini adalah edukasi yang baik bagi santri agar paham pentingnya keselamatan berkendara.
Kegiatan diakhiri dengan foto bersama di Pendopo Kabupaten Sidoarjo dan doa bersama untuk keselamatan bangsa.

