![]() |
| Rumah Sakit Siti Fatimah Tulangan-Sidoarjo |
Sidoarjo - Seiring cuaca panas berkepanjangan, jumlah pasien Influenza Type A atau yang dikenal Superflu di wilayah pinggiran Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, melonjak drastis.
Puluhan pasien Superflu hampir setiap hari masuk ke sejumlah rumah sakit di wilayah pinggiran, dan rata-rata didominasi oleh pasien anak-anak.
Sejumlah rumah sakit di wilayah pinggiran Sidoarjo seperti Tulangan, Krembung, Prambon, Tanggulangin, dan Krian sejak sebulan terakhir kebanjiran pasien Influenza Type A.
Di Rumah Sakit Siti Fatimah Tulangan-Sidoarjo misalnya, hampir setiap hari ada pasien yang terindikasi Superflu masuk untuk pemeriksaan medis di poli maupun Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Tercatat hampir ada 20 pasien setiap harinya yang datang dengan keluhan hampir sama dengan penyakit influenza. Jumlah itu meningkat sekitar 25 persen dibanding hari biasa sebelumnya.
Tak sedikit dari pasien Influenza Type A ini harus menjalani rawat inap selama 3 hingga 5 hari, sehingga menyebabkan sejumlah ruang rawat inap di rumah sakit penuh.
![]() |
| Ruang klinik anak-anak Rumah Sakit Siti Fatimah Tulangan-Sidoarjo |
Pasien yang harus dirawat inap rata-rata mengalami Superflu yang disertai sesak nafas.
Untuk gejala awal, pasien Superflu biasanya mengalami gejala pusing, pilek, hidung tersumbat, tenggorokan sakit, serta demam tinggi.
"Jadi pasien yang datang ke rumah sakit kami biasa dengan gejala ringan hingga sedang," ujar dr. Mutiah Halida, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Siti Fatimah Tulangan.
Sebagai antisipasi lonjakan pasien Superflu yang kini marak, pihak pengelola rumah sakit kini tengah menyiagakan sejumlah bed tambahan di ruang rawat inap dan IGD.

